Ini salah satu fungsi jejaring sosial dari Facebook yang paling baru:
Facebook Family Reunion.
Di samping mempertemukan teman lama yang hilang seperti yang selama ini
terjadi, Facebook juga bisa membantu member-nya mempertemukan keluarga
yang sudah lama berpisah.
Dua orang saudara kandung yang telah
berpisah puluhan tahun akhirnya bisa bertemu karena mereka saling
menelusuri melalui profil-profil
friend-nya. Tak kalah serunya
ketika anak dan orangtua (ayah atau ibu) saling berjumpa setelah mereka
terpisahkan karena perceraian orangtuanya. Berikut dua di antaranya yang
menyita perhatian:
Frances Simpson Bertemu Ayah Setelah 48 tahun
Frances
Simpson (kini 51 tahun) terakhir kali melihat ayahnya ketika ia berusia
tiga tahun. Setelah orangtuanya bercerai akhirnya ia berpisah dari
ayahnya. Ketika dewasa, ia menelusuri di mana ayahnya. Namun setelah 33
tahun masa pencarian, ia tak juga menemukan hasil.
Frances,
yang tinggal di Market Drayton, Shropshire, Inggris itu, mencari ayahnya
dengan berbagai cara. Melalui surat kabar di seantero negeri, daftar
nama pemilihan setiap kali pemilu diadakan, dan sebagainya. Cara itu tak
membuahkan hasil, bahkan nama ayahnya pun tak ia temukan. Ia tak
menduga kalau ayahnya mengganti nama menjadi Tony Macnauton, nama yang
lebih modern (tak disebutkan nama sebelumnya apa).
Meski begitu,
feeling-nya
merasakan ayahnya masih hidup. Seorang teman kemudian membantunya
mencarikan ayahnya dengan menulusuri silsilah keluarga. Penelusuran itu
mengarah pada keluarga Tony Macnauton (71 tahun).
Dengan
modal itu Frances mencari keluarga Tony Macnauton. Kemudian via
Facebook, ia menemukan Kim Macnauton (19 tahun) yang selisih usianya
belasan tahun dengannya. Ia merasakan Kim adalah saudaranya. Maka ia pun
mengirim pesan pada Kim.
Tak
dinyana Kim segera menyahut. Lebih beruntung lagi saat itu ayah Kim
sedang berada di samping Kim. Lalu Kim bilang, langsung saja
chatting dengan
ayahnya. Dari sanalah pertemuan Frances dan ayahnya Tony dimulai.
Mereka akhirnya bertamu Januari 2010 lalu setelah 48 tahun berpisah.
James Boyd Bertemu Anaknya Setelah 25 tahun
James
Boyd adalah seorang penulis asal Houston, AS. Ia memiliki anak yang tak
pernah ia lihat wajahnya sejak ia bercerai dengan istrinya 25 tahun
lalu. Masalahnya, ia bercerai ketika sang anak belum lahir.
Ketika
anaknya diperkirakan sudah lahir, ia terus mencarinya dengan modal nama
ibunyaBrumlow. Ternyata modal nama saja tak berhasil membawanya pada
sang buah hati. Praktis sudah 25 tahun ia mencarinya dan gagal menemukan
jejak.
Di seberang sana seorang anak yang mulai dewasa
terpanggil untuk menemukan siapa ayahnya. Bekalnya nama sang ayah "James
Boyd" dan foto-foto lama sang ayah yang ia miliki. Selama 12 tahun ia
mencarinya dan tak menemukan hasil. Untunglah ada Facebook. Melalui
jejaring ini ia menelusuri nama James Boyd. Tak lama ia menemukan nama
itu.
Beberapa waktu kemudian ia mengirimkan pesan "add friend" pada sang ayah.Tentu saja saat itu ia sudah meng-
upload foto lama ayahnya yang ia punya sebagai jejak.
"Hari
Senin saya menerima pesan ‘friend request' dan segeralah saya tahu
siapa dia dari foto-fotonya," cerita James. Hari Jumat (1 Oktober 2010)
kemarin akhirnya mereka bertemu di sekolah di mana Stephanie Brumnlow,
sang anak, menuntut ilmu yaitu di Lones Star College-CyFair. Saat itulah
James melihat rupa anaknya untuk pertama kali setelah sang anak berusia
25 tahun.
Cerita bahagia juga bisa kita buat dengan menemukan
keluarga kita yang lama berpisah melalui sarana yang sama. Jika
bertemu, sungguh cerita yang luar biasa!
SOCIALIZE IT →